tau ga kenapa judulnya when you believe? gatau kan? itu karna gue nulis ini sambil dengerin lagu "when you believe", ini seperti nostalgia pertama kali nyanyi lagu persembahan "when you believe" pas wisuda angkatan 11 unpam yang dibawaan ka lidya dan kita anak PSM jadi backing vocalnya.... AMAZING DEH!! heheh :), but sorry, gue ga ada fotonya pas kta tampil hehe....
ohya, kemarin pas gladiresik PSM tepatnya hari rabu tanggal 18 Desember 2013 itu adalah hari pernikahannya sahabat gue ratna alias nana si jeng, temen suka dan duka walau kadang ngerasa kita berdua ada pas berduka ajasih. hehehee
pernikahan N ini memang belum resmi, Z dan si jeng baru nikah di bawah tangan (bukan bwah kaki, hehe) alias nikah siri yang mana baru sah secara agama, but it's no problem karna itu dihalalkan dalam Islam agama kita dan walau keluarga aziz juga ga tau tentang hal ini.
"tapi ya Allah berikanlah yang terbaik untuk mereka, supaya kedepannya akan lebih baik ga ada hal buruk terjadi di rumah tangga mereka, karna aku khawatir sama nana"..
di momen ingue dan K jadi ketemu, you know (K itu mantan gue yang sejatinya asli dalam kasap mata dalam kehidupan di dunia nyata untu pertama kalinya tepat pas kita 1 smk), lupain aja ya hal itu ga enak mengungkit masa lalu yang ga pernah terpikir ini beneran terjadi..
maaf K, kamu baik banget tapi maaf ga ada sedikitpun rasa untuk kamu aku cuma bisa sayang sama kamu sebagai teman baik aja, selebihnya aku ga bisa..
hadehhh... jadi gini.. udahlah... kembali ke topik....
sampai di mana tadi? ohya di pernikahan si jeng udin ga bisa datang karna kerja padahal dia dibutuhin untuk jadi saksi pernikahan so' tanpa fikir panjang si K lah jadi tumbal (astaga tumbal) jahat banget gue. hehehe maaf itu bukan dalam arti sebenarnya ko. hehe
padahal, gue udah tau dia abis kemakan omongan sendiri, karna katanya ga bisa nemuin orang bisa bikin dia move on dari gue tapi nyatanya abis jadian ssama temen sekampus tapi itu bukan masalah buat gue.
Sabtu, 21 Desember 2013
Sabtu, 07 Desember 2013
aku pasrah..
Ternyata penutupan grosir di tempat kerja benar-benar merupakan final desicion dari perusahaan, dan ini berarti pemikiran bercabang harus berhenti dan memulai ngelepasin semuanya lagi. harus ada keputusan antara kuliah, hobi dan pekerjaan.
haaaah, aku selalu berharap selalu menjadi anak kecil yang mana tidak akan menghadapi hal ini. aku udah terlalu larut dalam hobi dan minat dalam diriku. aku belum ikhlas meninggalkan semuanya yang aku minati hanya untuk uang dan kebahagian orang tua dalam artian dapat membantu umi dalam financial.
Ya Allah.... aku pasrah, berilah aku jalan terbaik, bukalah jalan untuk ity.
Ayah.... andai masih ada sosokmu di sini, ayah yang menantiku di surga.... maaf aku mengganggumu dengan keluhanku..
Andai mereka ada yang mengerti apa yang aku rasain sekarang. andai mereka bisa menghargai usahaku sampai saat ini. andai mereka, ya Allah.... maaf aku terlalu meminta banyak sampai lupa akan rasa syukur terhapmu...
sampai saat ini, kami karyawan toko berharap tetap dijalankannya sistem 2 shift semua mendukung aku untuk terus kuliah, terima kasih teman-teman, kalaian terlalu baik untukku..
kadang terbenak dalam hati dan pikiran, mereka yang bukan siapa-siapa dalam hidupku, dalam artian hanyalah teman dan sahabat sangatlah menghargai apa yang aku minati dan terkadang mendukungku, walau akau tahu, aku terlalu egois untuk mendapatkan hal yang tak layak untuk diberikan untukku yaitu menghargaiku, dan mendukungku dalam hal apapun yang aku minati...
Ya Allah, Ya Rab, mereka yang bukan siapa-siapa bisa menghargaiku tanpa muluk, walau hanya dengan kata terima kasih, kenapa aku merasa keluargaku tidak pernah menghargaiku sampai saat ini? maaf Ya Allah aku berfikiran buruk seperti ini..
Umi, ya memang salahku menjadi pribadi yang terlalu tertutup, aku sulit sekali cerita kepadamu Umi, aku hanya tidak ingin menjadi beban pikiranmu, aku sayang umi, walau aku tidak bisa menunjukan hal itu, aku terlalu kaku untuk itu... maaf umi jika sampai saat ini belum sedikitpun kebahagiaan yang dapat aku ciptakan untuk sosok yang paling idolakan selain Nabiku '"Rasulullah" yaitu adalah sosokmu umi....
walau sendiri, sosok umi yang single parent tapi tanpa lelah untuk melanjutkan nafas anak-anakmu..
haaaah, aku selalu berharap selalu menjadi anak kecil yang mana tidak akan menghadapi hal ini. aku udah terlalu larut dalam hobi dan minat dalam diriku. aku belum ikhlas meninggalkan semuanya yang aku minati hanya untuk uang dan kebahagian orang tua dalam artian dapat membantu umi dalam financial.
Ya Allah.... aku pasrah, berilah aku jalan terbaik, bukalah jalan untuk ity.
Ayah.... andai masih ada sosokmu di sini, ayah yang menantiku di surga.... maaf aku mengganggumu dengan keluhanku..
Andai mereka ada yang mengerti apa yang aku rasain sekarang. andai mereka bisa menghargai usahaku sampai saat ini. andai mereka, ya Allah.... maaf aku terlalu meminta banyak sampai lupa akan rasa syukur terhapmu...
sampai saat ini, kami karyawan toko berharap tetap dijalankannya sistem 2 shift semua mendukung aku untuk terus kuliah, terima kasih teman-teman, kalaian terlalu baik untukku..
kadang terbenak dalam hati dan pikiran, mereka yang bukan siapa-siapa dalam hidupku, dalam artian hanyalah teman dan sahabat sangatlah menghargai apa yang aku minati dan terkadang mendukungku, walau akau tahu, aku terlalu egois untuk mendapatkan hal yang tak layak untuk diberikan untukku yaitu menghargaiku, dan mendukungku dalam hal apapun yang aku minati...
Ya Allah, Ya Rab, mereka yang bukan siapa-siapa bisa menghargaiku tanpa muluk, walau hanya dengan kata terima kasih, kenapa aku merasa keluargaku tidak pernah menghargaiku sampai saat ini? maaf Ya Allah aku berfikiran buruk seperti ini..
Umi, ya memang salahku menjadi pribadi yang terlalu tertutup, aku sulit sekali cerita kepadamu Umi, aku hanya tidak ingin menjadi beban pikiranmu, aku sayang umi, walau aku tidak bisa menunjukan hal itu, aku terlalu kaku untuk itu... maaf umi jika sampai saat ini belum sedikitpun kebahagiaan yang dapat aku ciptakan untuk sosok yang paling idolakan selain Nabiku '"Rasulullah" yaitu adalah sosokmu umi....
walau sendiri, sosok umi yang single parent tapi tanpa lelah untuk melanjutkan nafas anak-anakmu..
Langganan:
Postingan (Atom)